
KALSELPOPULAR.ID, BARABAI, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus menggalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di berbagai tatanan, termasuk di lingkungan pesantren. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati HST Samsul Rizal, dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda HST, Ainur Rafiq, pada kegiatan Pembudayaan GERMAS Tatanan Pesantren yang digelar di Pondok Pesantren Darul Istiqomah, Senin (20/10/2025).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen bersama untuk membangun budaya hidup sehat di lingkungan pesantren.
“Pesantren merupakan tempat lahirnya generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan berkarakter kuat. Karena itu, pembudayaan GERMAS di pesantren menjadi sangat penting,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan dapat membiasakan diri melakukan aktivitas fisik secara teratur, mengonsumsi buah dan sayur setiap hari, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, serta menjadi teladan perilaku hidup bersih dan sehat bagi masyarakat sekitar.
Bupati menegaskan, langkah-langkah sederhana tersebut jika dilakukan secara rutin dan konsisten akan memberikan dampak besar terhadap kesehatan dan produktivitas para santri.
“Santri yang sehat akan belajar dengan semangat, beribadah dengan khusyuk, dan menjadi generasi kuat untuk membangun bangsa,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten HST, Ny. Deni Era Samsul Rizal, yang juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan GERMAS di lingkungan pesantren. Ia menilai bahwa peran aktif pesantren sangat strategis dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Istiqamah, KH. Hasan Basuni, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Ponpes Darul Istiqomah sebagai tempat pelaksanaan kegiatan GERMAS ini.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga karena pemerintah mempercayakan pondok pesantren Istiqomah untuk kegiatan penting ini. Sejak awal berdiri, pesantren ini memang menekankan tiga hal utama, yaitu pendidikan agama Islam, pendidikan kesehatan, serta kedisiplinan dan kesadaran untuk berilmu pengetahuan,” ujarnya.
Beliau menambahkan, santri diharapkan menjadi manusia yang bermanfaat dan berperan dalam membangun bangsa dan negara, baik di bidang pemerintahan, kemasyarakatan, maupun keagamaan.
“Lebih-lebih dalam hal kesehatan, kita sangat menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan.
Dalam agama pun setelah iman kepada Allah, dianjurkan untuk hidup sehat, karena apapun yang kita miliki harta, ilmu, dan sebagainya tidak ada gunanya tanpa kesehatan,” tutur KH. Hasan Basuni.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah melalui program GERMAS di pesantren, yang dinilainya menjadi dorongan kuat dan motivasi bagi seluruh santri untuk lebih sadar akan pentingnya perilaku hidup sehat.
“Program ini menambah rasa percaya diri kami untuk terus memperkuat kesadaran dan membiasakan hidup sehat dalam segala aktivitas,” pungkasnya.
Kegiatan GERMAS Tatanan Pesantren ini menjadi bagian dari upaya bersama Pemkab HST dan Dinas Kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat guna mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.



