
KALSELPOPULAR.ID,BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026 dengan perkiraan pendapatan mencapai Rp 1,93 triliun. Jumlah ini naik sekitar 15 persen dibanding APBD 2025 yang sebesar Rp 1,67 triliun.
Rancangan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati HST, Samsul Rizal, pada rapat paripurna DPRD, Jumat (12/9/2025).
Bupati menjelaskan, penyusunan RAPBD 2026 masih memakai aturan lama, yaitu Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, karena aturan baru untuk tahun 2026 belum diterbitkan.
Pendapatan daerah itu direncanakan berasal dari:
• Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp 258,30 miliar (sedikit turun dari tahun 2025)
• Pendapatan Transfer: Rp 1,66 triliun (naik 18% dari tahun 2025)
• Lain-lain pendapatan sah: Rp 8,32 miliar
Sementara untuk belanja daerah, pemerintah mengusulkan Rp 2,27 triliun yang dialokasikan untuk:
• Belanja rutin/operasi: Rp 1,64 triliun
• Belanja pembangunan/modal: Rp 388,50 miliar
• Belanja darurat/tidak terduga: Rp 20,53 miliar
• Belanja transfer: Rp 220,44 miliar
Bupati Samsul Rizal menegaskan, RAPBD 2026 disusun untuk mendukung visi pembangunan HST, yaitu “Religius, Sejahtera, dan Bermartabat.”
“Semua pembangunan ini adalah jawaban atas berbagai masalah yang kita hadapi,” katanya.
Ia berharap pembahasan RAPBD bersama DPRD bisa berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
“Kami terbuka terhadap semua saran untuk penyempurnaan RAPBD ini,” tambahnya.
Rapat paripurna ini dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, pejabat daerah, serta undangan lainnya.



